Dicky Zainal Arifin, Arkhytirema: Buku Kedua, Tentang Rokok (2)

Asyik juga membaca trilogi kedua Arkhytirema. Pada buku pertama bung Arkhy (boleh kan saya memanggilnya demikian?) telah dilantik sebagai Duta Perdamaian bagi semesta alam atau seluruh galaksi. Pada buku kedua ini umur Arkhy menginjak 15 tahun. Ouch, itu usia anak anak. Tapi bagi bangsa Lemurian, kematangan tidak diukur dari Usia. Arkhy diangkat menjadi duta oleh seorang nabi pada usia yang sangat belia.



Sebelum meresensi lebih jauh, ada catatan kaki menarik yang ditulis Kang Dicky mengenai bahaya merokok:

Bahan dasar dari rokok adalah tembakau. Bangsa Atlantis dahulu mengembangkan sebuah tanaman bernama UMBAKA yang merupakan singkatan dari Uderha Mongulatus Brodea Agretus Kekriveros Amathedaus atau yang diterjemahkan dengan udara mengotori badan untuk meng-agresi kepala dan otak agar hilang amanah dan pikiran. Umbaka ini atau yang sekarang dikenal dengan tembakau, memang dirancang agar manusia yang menghisapnya menjadi ketagihan, dengan demikian mutu darahnya menjadi tidak bagus, otomatis akan menambah jumlah klad di badan, sehingga kemampuan akan menjadi turun drastis. Pola pikir mereka menjadi terbatas, tidak akan mampu membaca alam secara baik dan benar. Begitu pun perokok pasif, mereka akan bernasib sama, bahkan lebih parah karena menghisap dari hidung. Hal itu sudah diperhitungkan oleh bangsa pengembang agar hanya bangsa mereka lah yang maju, dan bangsa lain hanya sebagai buruh buruh dan robot robot mereka. Terbukti, sekarang usaha mereka berhasil. Mereka berhasil mengembangkan umbaka ini ke seluruh dunia, dan berhasil menguasai dunia.

Nah, bro. Soal rokok ternyata bukan sekedar kebiasaan dan gaya hidup. Sejarah mencatatnya sebagai alat penguasaan suatu bangsa terhadap bangsa lainnya. Kita juga masih ingat perang candu yang dilancarkan Inggris untuk menguasai China. Jadi mereka, Inggris, hanya melanjutkan tradisi bangsa Atlantis dengan menggunakan tembakau sebagai metoda perang. Bagaimana dengan bangsa terkuat saat ini, Amerika? anda yang bisa menjawabnya sendiri. 

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Mantapphh..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Banyak Dibaca