JK Rowling, Harry Potter : Tahun ke 2

Cerita dimulai dengan kejadian heroik saat Ron bersama kedua abang kembarnya, George dan Fred membawa kabur Harry dari kamarnya di Privet Drive. Harry dihukum kurung paman Vernon karena mengucapkan mantera sihir yang membuat Dudley, anak kesayangan paman ketakutan setengah mati.
Pelarian dengan menggunakan 'mobil terbang' membawa mereka ke The Burrow, tempat tinggal keluarga Weasley. Harry tentu saja gembira bertemu kembali dengan teman teman 'sejawat' sihirnya.

Dan musim sekolah telah tiba! bukan main senangnya anak anak Hogwarts. Tahun ini sekolah memiliki guru baru. Namanya Gilderoy Lockhart, mengajar mata kuliah. pertahanan terhadap ilmu hitam. Sementara itu Ginny, adik Ron sudah mulai tahun pertamanya di Hogwarts. Dan, ehm, nampaknya naksir berat Harry.

Keriangan terus berlanjut dengan digelarnya pesta halloween, dan tentu saja pertandingan quidditch.Tetapi tiba tiba saja mendung membayangi sekolah sihir Hogwarts. Korban pertama adalah kucing penjaga sekolah yang tubuhnya terbujur kaku. Tidak mati, namun tak seorangpun tahu penyebabnya. Korban terus berjatuhan, kali ini menimpa murid murid. Korban terakhir adalah Harmione. Harry dan Ron sedih berat. Namun yang lebih berat adalah nasib Dumbledor sang kepala sekolah yang berada di ujung tanduk. Kementerian Sihir mengajukan mosi tidak percaya kepada Dumbledor.

Belum cukup masalah bertubi tubi menimpa. Ginny tiba tiba menghilang. Harry mati matian mencari jejak Ginny, yang ditemukan malah Lord Voldemort, yang siap siap kembali menguasai Hogwarts....

Setelah mulai dengan debut gemilang pada Harry Potter tahun pertama, JK Rowling terus menggila dengan buku kedua ini. Harus diakui Rowling memang pandai membangkitkan antusiasme jutaan anak anak penggemarnya. Ia pandai memainkan emosi anak untuk harap harap cemas, bersorak, tertawa dan bahkan menangis ketika tokoh tokoh idolanya tertimpa musibah.   

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Banyak Dibaca