John Grisham, The Broker

Percayakah anda kalau pemerintah Amerika membunuhi orang Afganistan atau Irak? Jawabannya cepat : tentu saja, beritanya ada di TV! Pertanyaan selanjutnya : Percayakah anda kalau pemerintah Amerika kerap membunuhi warganya sendiri? Jawabannya : ya, demi keamanan nasional.

Setidaknya itulah yang ditulis John Grisham dalam The Broker. Memang bukan dengan membunuh langsung lewat tangan CIA misalnya. Tapi... melepaskan seorang tahanan politik, mengirimkannya ke negara lain dengan identitas baru, dan membocorkan keberadaanya kepada pihak pihak yang menghendaki kematiannya.

Setelah bercerita tentang seorang asosiet ( The Firm ), kisah mahasiswa hukum dan jurnalis ( Pelican Brief ), dan seorang klien kanak kanak ( The Client ), maka kali ini John Grisham bercerita tentang seorang Partner sebuah biro hukum. Bukan sembarang partner, karena Joel Backman adalah seorang pelobi kelas wahid di seputaran Gedung Putih.

Jangan terkejut, bila Joel Backman seperti mayoritas tokoh tokoh John Grisham sebelumnya adalah hedonis kelas wahid pula :

' Hidup yang sungguh berantakan. Lima puluh dua tahun, dan apa yang bisa dipamerkan dari karirnya mencurangi klien, mengejar-ngejar sekretaris di kantor, menekan politisi politisi kecil yang licik, bekerja tujuh hari seminggu, mengabaikan tiga anak yang entah bagaimana berhasil hidup stabil, membentuk citra publik, membangun ego tak terbendung, serta mengejar uang uang uang ? Apakah upah dari pengejaran impian besar Amerika yang dilakukan sembrono ini ?' ( hal 91 ).

Alkisah di puncak karairnya, Joel dipertemukan dengan seorang pemuda pakistan. Pemuda pakistan yang hendak menjual software pengendali sebuah satelit mata mata super canggih. Karena keserakahannya, Joel tersandung. Dia dipenjara. Yang lebih buruk dari dari penjara adalah juga diburu buru dinas rahasia Israel, Saudi, Rusia, mungkin juga China.

Menjelang akhir masa kepresidenan Morgan, Joel dilepas. Dikirim ke Bologna, Italia. Sebuah petualangan eksotik. Nikmati sajian ala Grisham : kuliner pizza, cappucino; pemandangan indah dari kota kota tua peninggalan Romawi; gaya busana orang Itali;  bahasa yang menawan, dan tentu saja cewek cewek cantik Itali. Tidak heran ditengah pelariannya Joel sempat berhubungan dengan dengan seorang cewek Itali yang memang dikenal ramah dan hangat.

Namun perburuan belum selesai...... 

2 komentar:

dilifara mengatakan...

Wah.. I love Grisham!
Suka sekali sama gaya berceritanya yang mendetail, gak bikin pusing membayangkannya, padahal yang dibahas adalah hal-hal hukum yang mustinya berat. beda bgt sama perry mason series
Klo novelis lain cuma bilang tersenyum, Grisham bisa bilang : dia menarik garis bla bla bla (aq lupa tepatnya yg dia bilang ttg senyum Abby di the Firm)
Tambahan lagi, Grisham suka mengajak pembacanya untuk mengembara di tempat-2 eksotis, kyk di d Testament, d partner, atau di tempat aneh kek d majelis. Suka bgt!
Sayangnya, aq ga pernah lagi baca bukunya.. budget beli buku di-cut abis2an, maklum, dah ibu2. Pdhal penasaran bgt baca The Broker ini! apakah ditulis penuh intrik a la sidney sheldon atau pengembaraan biasa ..asal jangan garing aja seperti the painted house
klo buku ini suatu saat jadi hadiah, let me know yah...

Esa Nugraha Putra mengatakan...

Dear ibu Dilifara,
bener banget bu. Pertama saya baca the Firm waktu masih kuliah. Langsung jatuh cinta. Gayanya yang lugas dan blak blakan ( kadang sedikit kasar )bikin kita makin mabuk kepayang saja.
Kalo the broker ini sama saja seperti novel novel John Grisham lainnya. Cuma sebagian besar setting lokasinya adalah Italia. Tahu sendirilah bagaimana kalau Grisham menuturkan suatu negeri. Coba ibu bayangkan lagi petualangan di Cayman Island di The Firm. Hmmm, lezat kayak gitulah.
Ok bu, Untuk bulan November nanti - memenuhi harapan ibu - buku gratisnya adalah 'The Broker'. Untuk memastikan buku itu milik ibu, tulis saja komentar sebanyak 10 komentar pada novel apa saja yang diresensi di blog ini. Komentarnya tentu saja yang paling yahud ya. Nah selamat mencoba.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Banyak Dibaca