Dan Brown, Da Vinci Code (1).

Semua orang suka konspirasi ( hal.238).

Selama 2000 tahun, dunia dikabari hal yang keliru terkait Maria Magdalena. Kekeliruan mendudukan Perempuan suci Maria Magdalena memicu kekeliruan berantai, sebagian besar disengaja demi kepentingan kekuasaan sejak Kaisar Roma, Konstantin Agung. Sebuah sekte tua, yang bertahan hingga kini dan jejaknya terlacak hingga ksatria Templar, menjaga dengan ketat rahasia silsilah wanita suci ini. Sebuah silsilah yang akan menulis ulang sejarah Yesus Kristus sendiri.....


Gereja Vatikan, di satu sisi. 
Opus Dei, prelatur Vatikan disisi lain. Prelatur dengan pertumbuhan pengikut yang mencengangkan, dan baru saja menyelesaikan pembangunan Markas Besar Nasional seharga $ 47 juta di 243 Lexington Avenue, New York. 

Di sisi lainnya ada penggila Holly Grail, Sir Leigh Teabing, seorang Knight, ilmuwan, sejarawan, dan dengan kekayaan langit batasnya. Jacques Sauniere, mahaguru Biarawan Sion, oraganisasi nyata - sebuah masyarakat rahasia eropa yang didirikan tahun 1099, entah di sisi yang mana. 

Dan keterkaitan yang tidak disengaja Robert Langdon, profesor Amerika, yang sebenarnya datang ke Paris untuk memberikan kuliah simbologi agama. Plus kehadiran Sophie Neveu, agen Perancis spesialis kriptografi. Bukan pilihan spesialis yang lazim untuk seorang agen wanita.

Mozaik orang orang yang tiba tiba saja membentuk pola unik ketika Jacques Sauniere tewas dibunuh di museum yang dikepalainya, Museum Louvre di Paris. Robert dan Sophie dipertemukan di lokasi kejadian karena keahlian masing masing. Penyelidikan sementara Kepolisian Perancis yang dipimpin Kapten Bezu Fache secara tidak terduga menyudutkan posisi Robert. Situasi semakin membingungkan ketika agen Sophie  malah membawa kabur Robert. Pengejaran panjang yang melelahkan baru saja dimulai......

bersambung......

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Banyak Dibaca