Dan Brown, The Lost Symbol: Mason dan Neotic (2)

Di luar thriller yang menceritakan tragedi keluarga Solomon yang melibatkan Robert Langdon dan menyeret nyeret CIA, Dan Brown sepertinya menyisipkan dua ide besar dalam bukunya ini: bagaimana Mason membangun Amerika dan keranjingannya akan ilmu neotic.


George Washington, seperti terlihat dalam gambar, dengan menggunakan katrol dan tripod sedang meletakkan batu pertama gedung Capitol pada 18 September 1793 antara pukul 11.15 - 12.30 ketika caput draconis berada di virgo (berdasar astrologi). Ketika itu dia berpakaian lengkap sebagai seorang Mason. Aura mistis mulai terasa? Dua bangunan lain yaitu Monumen Washington dan Gedung Putih dibangun dalam waktu astrologis serupa.

Gedung Capitol didesain secara rotunda, artinya berdenah melingkar dengan kubah melingkupinya. Lagi lagi, terinspirasi dari rotunda serupa di Roma, Kuil Vesta. Di Roma, dulu ada api abadi yang menyembul dari bawah bangunan. Sebenarnya rotunda di Washington pada 50 tahun pertamanya mempunyai api abadi yang menyembul dari basementnya sebelum masalah agama, politik, dan teknik memadamkannya.

Adakah yang lebih mistis dari api abadi? Ternyata ada. Lukisan yang terdapat pada langit langit kubah bertemakan apotheosis. Dalam hal ini menggambarkan proses transformasi bapak kemerdekaan George Washington menjadi dewa.... diselesaikan pelukisannya oleh Constantino Brumidi pada 1865. Lukisan ini menggambarkan George Washington berjubah putih didampingi tiga belas perawan terangkat di atas awan, di atas manusia fana.


Jadi, di atas apa Amerika dibangun selain kemerdekaan dan persamaan hak? Nampaknya dibangun diatas mistisme pagan, yang menyimpang dari ajaran kristiani pada umumnya. Masih belum percaya?

Patung ini adalah patung George Washington dengan pose Zeus dengan tangan satu memegang pedang dan satu tangannya teracung ke atas percis seperti patung Zeus di Pantheon. Ini karya Horatio Greenough. Patung ini dulu menghiasi rotunda Capitol sebelum lagi lagi masalah agama menyingkirkannya ke National Museum of American History. Bukti bukti ini akan terus memanjang dan membawa kita kepada ilmu baru tapi lama. Orang menyebutnya neotic. Dari kata Yunani, nous yang berarti kesadaran (dalam, atau intuitif).

Ilmu yang kembali menggali kebijakan kebijakan kuno dengan teknologi modern. 'Kebenaran' yang terkubur dan tidak terjelaskan. Kebenaranan yang kebanyakan bersifat mental spiritual, namun berdampak nyata pada kehidupan. Termasuk didalamnya do'a do'a, mantera, astronomi, kimia, supernatural spiritual, dan tentu saja kode kode dalam alkitab.

Hampir sepanjang 30 halaman terakhir buku ini dipenuhi diskusi panjang mengenai neotic ini. Termasuk kenyataan bahwa ilmuwan ilmuwan besar seperti Isaac Newton hingga Albert Einstein mempunyai kecenderungan neotis sepanjang kiprah mereka. Kadang saya lupa, ini hanya sebuah novel.

Bersambung, klik di sini.
Resensi The lost Symbol sebelumnya, klik disini.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Banyak Dibaca