Agatha Christie, Mengungkit Pembunuhan (Five Little Pigs, 1942)

" Tidakkah anda menyadari bahwa di antara moyang setiap orang pasti ada yang jahat atau berkelakuan buruk? " (kata Poirot, hal.13)

Five Little Pigs. Poirot diminta untuk memecahkan kasus yang telah terjadi enambelas tahun yang lalu demi menyelamatkan masa depan Carla Lemarchant yang akan segera menikah. Cerita bermula di Alderbury, tanah pertanian nan indah di tepi pantai Devon, Inggris. Di sana pasangan Mr. dan Mrs. Crale tinggal. Hari itu cerah, Mr. Crale yang pelukis ditemukan mati di taman tepi pantai dimana ia melukis. Otopsi yang dilakukan menunjukkan ia keracunan coniine Hidrobromida, racun dari pohon cemara. Penggeledahan polisi menemukan botol racun tersebut dalam lemari pakaian Mrs. Crale. Mudah ditebak kalau ia segera digelandang dan disidang di Pengadilan. Ia dinyatakan bersalah, dan setahun kemudian meninggal dalam tahanan.

Namun kisahnya tidak sesederhana itu. Dibalik peristiwa tragis tersebut tercium aroma cinta segitiga. Salah seorang model lukisan Mr. Crale, Elsa Greer, yang lebih muda dan cantik, dengan terang terangan mengungkapkan perselingkuhannya dengan Mr. Clare kepada sang istri. Cekcok pun terjadi. Sampai kemudian keluar kata kata ancaman pembunuhan dari mulut istri yang terbakar cemburu. Beberapa orang mendengarkan pertengkaran tersebut. Mereka kelak menjadi saksi yang memberatkan Mrs. Clare di pengadilan. Tapi benarkah dia bersalah?

Poirot mencoba menelusuri orang orang yang terlibat langsung pada saat kejadian. Ada Meredith Blake dan Philip Blake, mereka berdua kakak beradik sahabat dari kecil Clare. Elsa Greer, model lukis yang bukan sekedar model itu. Cecilia William, guru dan pengasuh Angela Warren, adik Mrs. Clare. Enam belas tahun telah berlalu. Meredith masih berkutat dengan rumah lamanya, Handcross Manor. Philip menjadi orang yang sangat kaya dari saham. Elsa, hmmm.... keberuntungan nampaknya terus memayunginya. Dia menjadi Lady Dittisham, istri bangsawan Inggris yang terhormat. Cecilia William telah pensiun mengajar dan tinggal di apartemen sederhana. Angela Warren tumbuh menjadi ilmuwan geografi ternama. Mereka berlima, persis seperti sajak tradisional kanak kanak Five Little Pigs.

Dengan kelihaiannya Poirot berhasil mendapatkan kesaksian versi masing masing. Bukan cuma itu, iapun berhasil mengumpulkan mereka kembali di Handcross Manor. Dan perjalanan ego seorang Hercule Poirot pun dimulai. Ia berpidato menyihir para pendengarnya. Ia merekonstruksi secara utuh apa yang sesungguhnya terjadi enam belas tahun yang lalu. Dan menemukan pembunuh sebenarnya....

Resensi lebih lengkap Five Little Pigs, klik di sini.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Banyak Dibaca